Graphomaster Gallery
grapho-workshop-for-pln-wil-lampung-15 Graphology Training Malaysia grapho-workshop-for-pln-wil-lampung-10 workshop-grapho-for-better-life-16-17-juli-10 graphology-grafology-tanda-tangan2 wgbl-1920mei
Buaya Show @ Indosiar 11 April 2012 dan 22 Feb 2012
bs10 bs9 bs8 bs7 bs4 bs3
Workshop “Grapho For Better Life”

FAQ

T: Seberapa tua analisa tulisan tangan ini sudah dikenal ?

J: Riset menemukan referensi analisa tulisan tangan bahkan sejak 4500 tahun Sebelum Masehi.  Pada tahun 99 Masehi, ahli sejarah bangsa Roma, Suetonius, mempelajari kepribadian Kaisar Agustus dari tulisan tangannya. Buku analisa tulisan tangan pertama kali diterbitkan  tahun 1622 oleh Camildo Baldo. Banyak riset-riset awal dilakukan sebelum 1929 di Eropa. Metode analisa yang lebih ilmiah dimulai oleh Milton Bunker pada tahun 1915.

T: Apa yang bisa disimpulkan dari analisa tulisan tangan ?

J: Tulisan tangan menampilkan ratusan bagian dari kepribadian dan karakter seseorang, yang merupakan kilasan pikiran bawah sadarnya berkaitan dengan reaksi emosional, kecerdasan, kecepatan berpikir, energy, dorongan, ketakutan dan mekanisme pertahanan, motivasi, imaginasi, integritas, bakat, bahkan dorongan sexual serta masalah kejujuran. Ada banyak sekali sifat, ciri dan kombinasi yang tidak terbatas.

T: Apa yang tidak dapat disimpulkan dari analisa tulisan tangan ?

J: Analisa tulisan tangan tidak bisa menentukan usia, jenis  kelamin, ras/warna kulit, agama, kidal atau tidak, dan masa depan.

T: Bagaimana tulisan tangan bisa mengungkapkan kepribadian ?

J: Tulisan tangan biasanya disebut juga “tulisan otak”. Para ilmuwan dalam bidang “neuro-science” atau “ilmu syaraf” sudah melakukan banyak riset dan dapat mengkatagorikan pergerakan saraf otot2 halus tangan ternyata berkaitan dengan kepribadian tertentu. Setiap ciri kepribadian ternyata mempunyai pola syaraf otak  yang tersendiri. Dan setiap pola syaraf otak yg sama ternyata menghasilkan gerakan syaraf otot yg sama untuk orang-orang yg mempunyai kemiripan kepribadian. Pada saat menulis, gerakan otot ini sama sekali tidak disadari namun menghasilkan coretan yang khas.

Coretan yang unik dan khas inilah yang di tafsirkan oleh para penafsir tulisan tangan (grapho profiler) sebagai kepribadian/traits.Tulisan tangan itu mirip seperti bahasa tubuh / body language, namun jauh lebih spesifik dan tersimpan sehingga bisa dianalisa kapan saja.

T: Seberapa akurat analisa tulisan tangan ini ?

J: Keakuratan sangat tergantung dari kefasihan penafsirnya. Banyak para professional yang meng klaim keakuratan mencapai 85-95%. Namun, dibandingkan dengan metode atau test penilaian kepribadian yang lain, analisa tulisan tangan seringkali jauh lebih akurat dan lebih luas pengungkapannya. Banyak metode test atau wawancara masih bisa dipengaruhi oleh pikiran sadar seseorang yg sedang di test.

T: Apakah analisa tulisan tangan ini ilmiah atau seni ?

J: Ini adalah ilmu pengetahuan ilmiah. The Library of Congress  telah mengkategorikan ini sebagai ilmu pengetahuan social yang dapat dipercaya sejak 1981. Ini tidak termasuk ilmu pengetahuan seperti kimia, namun termasuk kategori yang sama seperti psychology.

T: Apakah cara menganalisa tulisan dengan tangan kanan dan kidal sama ?

J: Ya. Tidak ada beda orang yang menulis dengan tangan kanan ataupun kidal. Bahkan orang yang menulis dengan mulut atau kaki (karena tangan nya diamputasi) teteap menunjukkan informasi yang sama karena pada dasarnya tulisan adalah “tulisan otak”.

T: Seberapa lazim analisa tulisan tangan digunakan perusahaan dalam proses rekruting ?

J: Sejak  Amerika di tahun 1988 melarang penggunaan mesin pendeteksi kebohongan (lie detector/polygraph machine) dalam proses rekruting karyawan, penggunaan analisa tulisan tangan mulai banyak diminati.

Walaupun penggunaan di Amerika belum sebanyak di Eropa namun perkembangannya sangat pesat. Pada tahun 1988 Wall Street Journal melaporkan bahwa kira2 80% perusahaan di Perancis, Spanyol, Belanda, dan Israel, telah menggunakan analisa tulisan tangan sebagai standard evaluasi perekrutan karyawan. Although the US has been slower than Europe to accept handwriting analysis, it is now growing in popularity by major corporations. In France, Spain, Holland and Israel, approximately 80% of companies use handwriting analysis for analyzing potential employees according to a 1988 report by “The Wall Street Journal.”

Links
Talkshow Gaya FM graphomaster forum
Testimoni Graphomaster


Fan Page
Grapho Master Newsletter
Name: