Graphomaster Gallery
workshop-grapho-for-better-life-16-17-juli-12 workshop-grapho-for-better-life-16-17-juli-5 wgbl-1920mei diah graphology-grafology-tanda-tangan17 netty
Buaya Show @ Indosiar 11 April 2012 dan 22 Feb 2012
bs10 bs9 bs8 bs7 bs4 bs3
Workshop “Grapho For Better Life”

Pesan Bunuh Diri dalam Tulisan Tangan

[Image: 5286785541_a21bdfaf46_m.jpg]

Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan seorang anak yang mengatakan bahwa dia ingin kabur dari rumah dan bunuh diri. Sungguh mengejutkan bahwa ucapan ini terlontar dari seorang anak yang baru berusia 10 tahun. Untuk anak yang masih sedemikian muda, seharusnya dunia ini penuh warna-warni mempesona yang menunggu di explorasi, tapi mengapa dia malah ingin mengakhirinya ??

Di India dilaporkan ada seorang anak yang bunuh diri “hanya” karena tekanan pada saat ujian sekolah. Pada saat orangtuanya diwawancarai di televisi, mereka menangis tanpa terkendali, “Seandainya saja saya tahu …. [apa yang ada dipikiran anaknya]”. Teman-teman si anak ini mengatakan bahwa anak perempuan ini sangat tertekan karena tidak bisa mencapai harapan orangtuanya dalam ujian. Ternyata dalam penelitian para ahli terungkap bahwa banyak sekali anak yang depresi karena tidak bisa ‘memuaskan’ keinginan orangtuanya. Perasaan bersalah ini begitu kuat menekan sehingga anak-anak ini mulai membenci dirinya sendiri, pada tingkat yang parah mereka akhirnya mengambil keputusan untuk ‘menghapus’ dirinya sendiri, dengan bunuh diri.
[Image: 5287387246_5a230236d5_m.jpg]

Dalam kaitannya dengan Graphology, tanda awal dari depresi adalah baseline dari kata diakhir kalimat yang tiba-tiba menurun atau ‘jatuh’. Dibawah ini adalah tiga specimen tulisan tangan yang baseline nya menurun dan ketiga-tiga nya telah melakukan bunuh diri. Apabila baseline yang menurun ditambah sabuk huruf kecil t yang rendah – mencerminkan harga diri yang rendah – maka kecenderungan untuk bunuh diri makin kuat.
SAMPLE 1
[Image: 5287374982_08b1ed15f5_m.jpg]
Kata diakhir kalimat tiba-tiba ‘jatuh’.
——————————————————————————————-
SAMPLE 2
[Image: 5287375108_84cbcd0b13_m.jpg]
Kelihatan kata dia baris kedua tiba-tiba ‘jatuh’.
——————————————————————————————-
SAMPLE 3
[Image: 5287375306_2725e14b31_m.jpg]
Seperti contoh diatas, semua kata-kata diakhir baris ‘jatuh’.
——————————————————————————————-

Sebagai orang tua, kita perlu bijaksana dan peka dalam ‘membaca’ anak-anak kita. Pertanyaan yang selalu ditanyakan anak-anak setiap detiknya sejak mereka dilahirkan adalah ‘Apakah aku dicintai oleh orangtuaku ?”. Apabila pertanyaan ini tidak terjawab dengan memuaskan maka mereka akan mulai mencari dan salah satu perwujudannya adalah perasaan membenci diri sendiri, dalam tingkat yang ekstrim akan mendorong dia untuk ‘menghapus’ dirinya sendiri alias bunuh diri.

Dalam Graphology, perasaan tidak menyukai diri sendiri, perasaan tidak berarti, tercermin dengan beberapa goresan dalam tulisan tangannya. Yang paling umum terjadi adalah adanya goresan yang mencoret namanya sendiri pada tanda-tangan. Coretan ini mengindikasikan penulis tidak suka terhadap dirinya atau keadaan dirinya. Anak-anak biasanya tidak mampu membedakan dirinya dan keadaan dirinya, sehingga semua kritik yang diterimanya cenderung secara langsung dimaknai sebagai serangan terhadap dirinya. Sebagai contoh, orangtua yang menghardik anaknya “Tingkah laku macam apa itu, sungguh memalukan keluarga ini !” akan dimaknai “Saya anak yang memalukan keluarga”.
[Image: 5286820919_8ac717ecb6_m.jpg]

Apabila tanda coretan ini ada bersama-sama dengan base line yang tiba-tiba ‘jatuh’ diakhir kalimat atau baris, maka kecenderungan seseorang untuk mengakiri hidupnya makin kuat. Hal ini belum tentu berarti si penulis akan segera mengakiri hidupnya besok pagi, tapi sangat perlu orang-orang seperti ini segera ditolong oleh seorang therapist yang handal.
Ada juga tandatangan seperti dibawah ini yang kelihatan seakan-akan “tertusuk”.
[Image: 5286821043_7f7a33b44a_m.jpg] Setiap kali si penulis menulis tanda-tanganya, pikiran bawah sadarnya menerima banyak pesan untuk menusuk atau melukai dirinya sendiri. Dengan berjalannya waktu tentu saja pesan ini akan makin bertumpuk dan perasaan melukai diri sendiri ini akan makin kuat sehingga bukan tidak mungkin suatu hari dia akan benar-benar melakukan bunuh diri.

Artikel ini bukan dimaksudkan untuk menakut-nakuti para orangtua. Namun artikel ini ditulis supaya tidak ada satupun diantara para orang tua yang berkata,”Seandainya saja saya tahu …. [apa yang ada dipikiran anaknya]“

Leave a Reply

Links
Talkshow Gaya FM graphomaster forum
Testimoni Graphomaster


Fan Page
Grapho Master Newsletter
Name: